
|
Tenang Aja, Ada Allah.
Posted on Tuesday 5/19/2020 < 0 tomodachi >
Halo semuaaaaa! Setelah sekian purnama, akhirnya aku tergerak untuk kembali menulis di blog yang udah berdebu ini. Kalo baca ulang post-post yang lama, rasanya hidup aku singkat banget, ya haha. Post pertama di blog ini ditulis waktu awal masuk SMA dan sekarang voila aku udh lulus SMA. Wow. Empat tahun yang sangat berat haha.
Kehidupan aku semenjak pengumuman SNMPTN bisa dibilang lumayan kacau. Sebenernya aku lega dan sangat bersyukur karena akhirnya goal terbesar aku di tahun ini berhasil tercapai. Tapi di sisi lain, aku ngerasa beban aku semakin berat. Yang sebelumnya aku cuma sibuk mikirin satu hal yakni gimana caranya supaya bisa keterima di tempat yang aku mau, sekarang pikiran aku bercabang kemana-mana. Jujur, aku sama sekali gak mempersiapkan diri untuk keterima SNMPTN. Saking pemisisnya, selama ini aku cuma fokus buat nyiapin mental dalam menghadapi penolakan pertamaku di SNMPTN ini. Jadi begitu keterima, aku langsung ngalamin krisis kepercayaan diri. Am I really deserve all of this? Di luar sana masih banyak orang yang jauh lebih pantes untuk diterima ketimbang seorang Kayyis yang payah ini. Aku ngerasa ga memenuhi kualifikasi sebagai maba kampus gajah duduk. Aku ngerasa gabisa apa-apa sementara calon temen-temen aku mostly adalah anak-anak imba peraih medali di olimpiade level nasional bahkan internasional. Rasanya aku gak mungkin untuk gak insecure. Aku udah stress duluan karena mikirin gimana caranya untuk survive di sana. Akhirnya aku jadi nuntut terlalu banyak hal ke diri aku sendiri. Pokonya sebelum masuk kuliah aku harus bisa ini dan itu. Tentu aja bukannya terpacu, aku malah ngedown. Aku ngejar sekian banyak tuntutan yang aku buat sendiri dan ga ada yang berprogress. Semuanya kacau. Aku sama sekali gak bisa fokus.
Seminggu ini aku memutuskan untuk istirahat. Tapi aku justru ngerasa bersalah karena nyia-nyiain waktu untuk hal-hal gak penting instead of nyiapin diri buat kuliah. Dan puncaknya hari ini, aku bener-bener lagi demotivated. Capek tapi bingung harus gimana. Seharian ngelamun doang. Overthinking. Makin mengkhawatirkan nasib perkuliahan aku sendiri. Otak aku gak bisa untuk gak memunculkan segala skenario buruk yang sekiranya akan terjadi di masa depan. Pokoknya aku sama sekali gak bisa berpikir jernih seharian ini.
Karena udah gak tahan, aku coba chat salah satu temen aku. Aku cerita ke dia dan gak disangka aku langsung dapet pencerahan atas segala kegelisahan aku selama beberapa pekan terakhir ini.
Sederhana, tapi langsung ketampar.
Iya juga, kalau dipikir-pikir kadang manusia suka sombong sama pencapaiannya sendiri. Padahal semuanya gak akan bisa kalau bukan karena kehendak Allah. Yang bikin aku bisa ada di posisi sekarang ini ya cuma kuasanya Allah. Kalau cuma ngandelin usaha, mana mungkin aku bisa begini. Usaha aku gak ada nilainya tanpa Allah. Dan sekarang, setelah sekian pertolongan dan kuasa Allah yang aku rasain, aku masih meragukan kuasa-Nya? Aku masih khawatir berlebihan padahal aku punya Allah? Kalo aku masih kaya gitu apa bedanya aku sama manusia yang gak beriman? Yakan yakan?
Seketika perasaan aku jadi lega. Banget. Segala ketakutan aku menguap begitu aja.
Bismillah, inshaAllah segala insecurity yang aku rasain (selama masih dalam hal kebaikan) akan aku manfaatin untuk memotivasi diri sesuai porsinya. Sekarang tugas aku ya kayak biasa, ikhtiar semaksimal mungkin. Doa semaksimal mungkin. Sisanya urusan Allah. Aku percaya Allah bakal nolongin hamba-Nya. Semoga Allah memampukan aku dalam menghadapi segara urusan perkuliahan ini.
Aku yakin banyak temen-temen yang juga lagi ngerasain hal yang gak jauh beda sama aku meskipun mungkin konteksnya berbeda. Aku cuma mau ngingetin, jangan sombong sama kemampuan sendiri. Jangan pernah lupa untuk sertain Allah dalam setiap urusan. Kita sangat amat bergantung sama Allah. Percuma kalo belajar mati-matian tapi hubungan sama Allah gak pernah diperhatiin. Masih renggang. Once again, usaha kita gak akan ada artinya tanpa campur tangan Allah. Jadi jangan lupa untuk selalu perbaikin dan mempererat hubungan sama Allah.
Nah kalau misalnya kamu lagi capek belajar, mumet, udah belajar seharian tapi gak ada materi yang masuk, gih cepetan ambil wudhu trus solat. Tumpahin semua keluh kesah kamu ke Aang Pencipta. Mungkin Allah lagi kangen sama kamu hehe. Labels: Curhat, Islam, Kuliah, Random, Tidak Jelas |
Post a Comment